Sebait Puisi Christina Pomaniek, siswa Sape’ BCI

Posted: Juni 8, 2010 in alat musik sape

Tulisan kali ini kita akan menampilkan sebuah puisi yang indah dan ekspresif. Puisi ini di buat oleh salah satu siswa Sape’ kita di BCI.

Oh ya saya akan memberitahu anda semua kalo puisi ini dibuat oleh Christina Pomaniek .  Begitu besar minat Christina untuk belajar Sape’ dia tunjukan ke kami dan kami senang sekali saat itu. Kami tidak mengira ada orang asing yang tertarik akan budaya borneo, tidak hanya tertarik tapi berusaha penuh untuk mempelajari nya, kita semua merasa salut sekali dan bangga sebagai orang Indonesia di Borneo ini.

Puisi ini dibuat Christina saat setelah hari pertamanya belajar Sape’ di BCI. Mungkin saking cintanya akan Sape’ dan mendapatkan sebuah pengalaman baru yang belum pernah dia dapatkan sebelumnya menginspirasinya untuk membuat sebuah puisi tentang Sape’.

Saya sebagai owner  BCI sangat berterima kasih dengan Christina, karya puisi mu akan memberi suasana dan semangat yang berbeda bagi BCI dan juga semua orang Borneo di tanahnya sendiri dalam memahami budayanya yang begitu kaya dan unik.

Terima kasih, Herfin Yulianto.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sape’

karya: Christina Pomaniek

Inilah percobaan berani pertama saya menulis dan bersajak dalam bahasa Indonesia. Saya ada latihan Sape’ yang pertama malam ini dan sekarang tidak bisa lupa melodi itu. Karena itu, saya juga coba menulis lirik. Hahaha. Jangang tertawa.

Diajar oleh guru

Bapak ‘ni Dayak

Dengarlah lagu ini

Gaya ‘ni adat

Ingatlah ceritanya

Yang b’lum kenal

Sejarah manusia

Kembali ke asal

Dengar irama ini

Mulailah bergoyang

Ini musik Sape’

Hafal dengan cepat

Supaya ‘cara gawai

Bisa dibuat

———————

Taught by my teacher

This man is Dayak

Listen to this song

This sytle is traditional

Remember the story

That isnot yet known

The history of mankind

Returning to the origin

Listen to this rhyme

And begin to sway

Follow our tradition (“our” here includes the listener)

Respect ancestors

This is Sape  music

Memorize it quickly

So that the post harvest ritual

Can be done.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s