Dinamika Industri Keramik Cina di Sakkok, kota Singkawang (Resensi buku)

Posted: Maret 25, 2011 in resensi buku Tionghoa

Judul buku : Dinamika Industri Keramik Cina di Sakkok Kota Singkawang Tahun 1933 sampai Tahun 2008, Pengarah : Dra. Lisyawati Nurcahyani, M.Si, Penulis : Ani Rahmayani, S.S, Hak Cipta : Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak, wilayah Kalimantan, Penerbit : Balai Pelestarian Sejarah dan Tradisional Pontianak.

cover buku

Tulisan yang mengambil judul Dinamika Industri Kermik Cina di Sakok, Kota Singkawang tahun 1933-2005 ini pada dasarnya adalah untuk mengurai tentang dinamika industri kerajinan Cina dalam komunitas Tionghoa sehingga mampu merekontruksi perkembangan industri keramik dari tahun ke tahun dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Dengan demikian tulisan ini dapat menambah koleksi kajian yang ada tentang industri kerajinan dalam perspektif sejarah.

Pada dasarnya, tulisan ini bertujuan untuk menguraikan pasang surut industri ini yang pada akhirnya pembuatan keramik tradisional Cina menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada kehidupan ekonomi masyarakat sekitar terutama masyarakat Tionghoa. Selain itu, peluang ekonomi yang terdapat di industri ini sejalan dengan nilaitradisional Cina ini. Peluang ekonomi kreatif pada industri kerajinan keramik tradisional Cina sebenarnya sangat besar walaupun pada beberapa kurun waktu terakhir industri ini menunjukkan penurunan.

Berdasarka penelitian yang dilakukan, penulis menguraikan tentang masyarakat Tionghoa (sejarah dan komunitas yang dibangun) dan budaya pembuatan keramik di Sakok. Selain itu pendirian perusahaan keramik mulai dari awal abad ke-20, sampai pada awal abad ke-21 ini. Termasuk di dalamnya adalah dinamika industri ini yang dipengaruhi berbagai faktor. Keadaan politik, seperti masa pendudukan Jepang, konflik PGRS/Paraku ternyata sangat berpengaruh pada industri ini. Begitu pula faktor ekonomi yang kacau pada tahun 1966 dan mulai membanjirnya produk plastik yang merupakan sebab utama kemunduran industri ini pada tahun 1070-1980an. Dinamika industri ini juga dipengaruhi oleh bantuan dari Himpunan Keramik Indonesia.

cover buku

Keramik Cina di Singkawang tepatnya di Sakkok, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan telah menjadi suatu kerajinan yang banyak di minati oleh penggemar keramik Indonesia. Motif dan cara pembuatan yang mempertahankan aspek tradisional Cina membuat keramik ini berbeda dengan jenis keramik lain yang ada di Indonesia. Bahan baku pembuatan keramik ini berbahan dasar dari alam yakni Kaolin.

Dengan membaca buku ini diharapkan dapat menambah kajian tentang ekonomi kreatif dari sudut pandang sejarah, dan dapat menjadi referansi baik untuk pemerintah, pengusaha keramik atau masyarakat umum dalam usaha pelestarian nilai-nilai budaya Tionghoa Kalimantan Barat sebagai bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

. Herfin Yulianto, S.E.

Komentar
  1. budaya tionghoa mengatakan:

    Herfin yb

    bolehkah resensi buku ini dimuat ulang di website kami ? dengan menyertakan link hidup ke blog ini ……

    regards

    • buat budaya tionghoa, boleh aja kok utk di muat ulang di website kalian, jangan lupa menyertakan link hidup asal blog. kita sama2 di bidang yg sama, melestarikan budaya tionghoa, jadi saling membantulah, kalo boleh tahu ini dgn siapa? trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s